(http://holidayyuk.com)
Hai Guys, selamat malam, salam kenal. Kami pendatang baru di dunia lifestyle culinary di Surabaya atau yah sebut saja gampangnya Cafe lah ya..hehe. Kenalkan, kami Oldish Cafe, Officially Established at January 25, 2013 as an idea , Yap, karena secara fisik tempat kami sedang dibangun dan baru selesai sekitar pertengahan Februari, doain lancar yee..Amiin. Oiya karena baru gabung ke blog juga kita lagi ga ada bahan buat diomongin nih, hehe. Gimana kalo ngomongin Surabaya aja ya, kota di mana kami lahir, menghabiskan masa remaja, dewasa, menua dan mungkin mati (ceileee bonek die hard nih). Baik Surabaya yang saat ini dipimpin oleh Bu Risma merupakan Kota Terbesar kedua di Indonesia versi wartawan infotainment dan terbaik se-Dunia versi kami. Ya, terbaik se-Dunia, bukan subjektifitas loo..Kita punya alsan yang sangat teramat fundamental (ter-Vicky). Kita ngobrolin itu satu-satu.
1. Pertama: Kota Sejuta Taman.
Kami sudah keliling ke Beberapa tempat di Indonesia, mulai dari Lombok yang eksotik, Jakarta yang cuek, Balikpapan yang kaya minyak, dan Jogja yang nyaman itu, gak pernah kami lihat kota dengan taman kota sebanyak Surabaya. Taman pelangi, taman bungkul, taman gunungsari, dan banyak taman-taman kecil lain di setiap sudut kota. Paradigma go green benar-benar diaplikasikan di sini, secara mungkin Surabaya juga kotanya Bajul Ijo, si green force yang disegani itu..wehehehe. Tak ayal kota ini banyak mendapat pujian bahkan di dunia Internasional (Mbois ga rek?). Penghargaan itu seperti The 2013 Asean Townscape Awards (ATA) dan Future Government (FutureGov) Awards 2013. So Guys, you must visit this town soon!. Gambar taman-taman kotanya nih:
(gambar comot di google gan..hehe)
2. Low Living Cost with High Quality Life Style
Ada sebuah paradigma umum yang ada di masyarakat bahwa harga mencerminkan kualitas, atau dalam prokem slank di bahasa kami onok rego, onok rupo. Di Surabaya hal itu ketemu nadirnya #tsaaah, ya, di sini kalian bisa mendapatkan barang-barang bagus, pendidikan bagus, makanan enak, tempat tinggal nyaman, pilihan yang beragam dengan harga murah. Pengen cari barang-brang teknologi?, nongkrong aja di Hi-Tech Mall, mau barang antik? cari aja di Sepanjang atau Gembong, pengen cari buku-buku kuliah murah? Jl. Semarang dan Blauran tempatnya, Baju?, Pasar Turi, PGS ada banyak, Makanan?, laaaah...Tuh di pinggir jalan makan sekenyangnya, Kampus?, ITS, Unair, Unesa, UIN Sunan Ampel, pilih dan semua terjangkau dengan kualitas terjamin.
3. Jancuk is the 'Word's' of my Country.
(http://vanzimi.files.wordpress.com/2012/09/648095930.jpg)
Ini agak ekstrim, kami ngomongin Jancuk, ya Jancuk yang mungkin hanya kalian temukan memiliki makna yang sangat-sangat positif cuma ada di tanah kelahirannya (meskipun tidak ada yang tahu siapa bapak/ ibunya..hehe), di sini Surabaya. Bagi sebagian orang Jancuk merupakan kata-kata yang tidak sopan, namun bagi sebagian besar komunitas kami Jancuk memiliki makna yang amat jauh berbeda. Jancuk adalah simbol persaudaraan, filosofi arek-arek Suroboyo adalah Ora onok wong Liyo (Artinya: Tidak ada orang lain) karena setiap orang bagi kami adalah saudara dan Jancuk adalah ekspresi kedekatan antara kami, kalian tidak akan melihat kami mengatakan Jancuk kepada orang asing. Jancuk bagi kami adalah refleksi sisi emosional kami, ekspresi kelugasan terhadap pandangan dan rasa kami pada banyak hal, budaya baru, pendatang, perubahan, hegemoni. Segala rasa, segala nalar, entah kenapa di dalam otak primitif kami semua melebur di dalam satu kata: Jancuk. Ya, Jancuk as a word has reflected us well (ini kenapa jadi berat ngomongin Jancuk -_-" ).
Well, 3 hal di atas adalah komponen-komponen paling mendasar mengapa kami menyebut Surabaya sebagai kota terbaik se-dunia meskipun agak gak nyambung juga sih..hehhe. Yah pokoknya kalian tahu lah kenapa kami sangat Surabaya Die Hard banget. Happy Visit Surabay guys, enjoy your night, keep everything tight.